Jembatan Batam-Bintan dipastikan masuk agenda pembangunan Jokowi

Jembatan Batam-Bintan dipastikan masuk agenda pembangunan JokowiPlt Gubernur Kepri, Isdianto dan Menteri BPN, Suharso Manoarfa di Batam, Kepulauan Riau, Minggu (27/10/2019). ANTARA/HO-Humas Kepri

PELITAINDONESIA.CO – Plt Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto memastikan proyek infrastruktur pembangunan Jembatan Batam-Bintan tetap berlanjut dan masuk dalam agenda pembangunan infrastruktur pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Kepastian itu didapat Isdianto setelah bertemu dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Kabinet Indonesia Maju, Suharso Manoarfa di Batam, Minggu (27/10).

"Alhamdulillah kabar baik dari Pak Menteri. Saat ini tinggal menunggu selesainya tahapan studi yang telah memasuki proses Engineering Design (DED) atau proyek perencanaan fisik," ungkap Isdianto, Senin.

Dalam hitungan kasarnya, kata Isdianto, proyek ini bakal menelan biaya sekitar 3-4 triliun rupiah. Dananya dialokasikan pada anggaran 2020 dan 2021 mendatang.

Selain Jembatan Batam-Bintan, Isdianto juga berharap dukungan pembangunan infrastruktur strategis lainnya dari Menteri Suharso, seperti bandara, pelabuhan dan jalan.

Apalagi Kepri berbatasan dengan banyak negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Vietnam. "Kemajuan Kepri adalah juga kebanggaan nasional," katanya.

Pembangunan-pembangunan infrastruktur di Kepri, lanjutnya, tak hanya untuk menggerakkan ekonomi lokal tetapi juga nasional.

"Apalagi Kepri atau Batam khususnya sedang berjuang merealisasikan pencapaian tujuh persen pertumbuhan ekonomi," tuturnya.

Menteri Suharso, menyatakan pihaknya akan memantau terus perkembangan pembangunan Jembatan Batam-Bintan tersebut.

"Termasuk mengkomunikasikannya dengan kementerian-kementerian terkait," ujar Suharso singkat.

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *