Banyak jalur kereta yang akan difungsikan lagi di Indonesia termasuk yang melintasi Stasiun Pulau Air, Padang, Sumatera Barat, Minggu (29/9/2019). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/foc
PELITAINDONESIA.CO – Institute Teknologi Sumatra (ITERA) akan membuka program studi (Prodi) baru yakni S1 Teknik Perkeretaapian pada tahun 2020 dalam upayanya memenuhi dan menyiapkan sumber manusia yang mumpuni dalam bidang tersebut.
"Prodi ini adalah yang pertama di Indonesia dan telah dapat izin dari LLDikti wilayah II kemudian kami sedang menunggu izin dari BAN-PT yang diperkirakan satu bulan lagi akan keluar," kata Rektor ITERA Prof Ofyar Zainuddin Tamin, di Bandarlampung, Sabtu.
Dia mengungkapkan bawa dengan adanya izin dari ke dua lembaga tersebut, tahun 2020 ITERA akan menerima mahasiswa baru di jurusan teknik perkeretaapian dengan jumlah maksimal seratus orang.
Ia menjelaskan bahwa jurusan teknik perkeretaapian tersebut dibuka sebab Indonesia saat ini sedang mengembangkan jaringan kereta api untuk memaksimalkan angkutan barang.
Menurutnya, saat ini angkutan barang sudah tidak bisa lagi hanya mengandalkan jalan raya karena akan banyak permasalahan yang timbul, maka jenis moda transportasi ini dibutuhkan untuk mengangkut barang dan dirasa lebih efektif.
"Kita lihat, kereta api saat ini banyak dan semakin berkembang, maka itu adalah poin utama kami untuk memulai menyediakan tenaga kerja dengan membuka prodi ini, yang nantinya lulusan dari sini dapat menjalankan jaringan kereta api bukan hanya di Sumatra tetapi di Indonesia.," jelasnya.
Sementara itu, lanjut dia, untuk menyediakan tenaga pengajar pada prodi tersebut ITERA tetap akan memperdayakan para dosennya dan juga bersinergi dengan pihak terkait seperti PT KAI dan asosiasinya.
“Tenaga pengajar telah kita siapkan sebanyak 8 orang yang nantinya mereka akan kita kirim ke luar negeri untuk belajar, setelah itu mereka akan menyalurkan ilmu yang didapatnya kepada mahasiswa di Teknik Perkeretaapian," katanya.
Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.


