Penutupan Festival Danau Sentarum 2019 di Lanjak, Kecamatan Batang Lupar, Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat, dipadati ribuan pengunjung dan berlangsung meriah karena dihibur oleh artis Ibu Kota. (FOTO ANTARA/Timotius)
PELITAINDONESIA.CO –
Bupati Kapuas Hulu, Abang Muhammad Nasir saat membuka Festival Danau Sentarum — yang dipusatkan di Lanjak, Kecamatan Batang Lupar, daerah perbatasan Indonesia-Malaysia itu — merupakan komitmen Kapuas Hulu dalam mengembangkan potensi pariwisata untuk menarik perhatian wisatawan.
Ia menyatakan kawasan Danau Sentarum memiliki banyak potensi yang tidak dimiliki daerah lain.
Menurut dia, untuk memromosikan pariwisata di Kapuas Hulu secara bertahap dilakukan apalagi Kapuas Hulu berbatasan langsung dengan Negara Malaysia.
" Kami gaungkan Festival Danau Sentarum untuk mempromosikan pariwisata di Kapuas Hulu yang telah masuk menjadi kegiatan nasional," katanya.
Diakuinya bahwa masyarakat masih ragu dalam mengantungkan hidup melalui pariwisata, namun pihaknya secara perlahan mengembangkan pariwisata sehingga masyarakat di sekitar kawasan Danau Sentarum dapat hidup sejahtera.
"Pemerintah daerah tidak mampu sendiri perlu dukungan dari pemerintah pusat sehingga kita tidak kalah oleh negara tetangga," katanya.
Festival Danau Sentarum pada 25-27 Oktober 2019 diwarnai dengan berbagai pertunjukan seni budaya serta perlombaan tari serta lomba tradisional seperti lomba sumpit, lomba sampan dan lomba gasing.
Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.


