Pencari suaka kembali demo di Pekanbaru

Pencari suaka kembali demo di PekanbaruSejumlah pencari suaka berstatus pengungsi luar negeri menggelar demo di depan kantor UNHCR dan IOM perwakilan Pekanbaru mempertanyakan kelanjutan nasib mereka untuk ke negara ketiga, Senin (7/10/2019). (ANTARA/HO-Rudenim Pekanbaru)

PELITAINDONESIA.CO – Ratusan pencari suaka kembali berunjuk rasa untuk mempertanyakan kepada UNHCR dan organisasi yang mengurus pengungsi IOM di Kota Pekanbaru, Riau, Senin.

"Kami Rudenim memantau saja, demo berlangsung tertib," kata Kepala Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru, Junior Sigalingging kepada ANTARA.

Sudah lebih dari tiga kali para pencari suaka berunjuk rasa di kantor perwakilan UNHCR dan IOM yang berlokasi di Jl. HR Soebrantas, Pekanbaru. Junior mengatakan tuntutan mereka sama seperti sebelumnya, yakni mempertanyakan nasib mereka untuk dapat segera memperoleh penempatan ke negara ketiga.

"Mempertanyakan kepada IOM dan UNHCR Perwakilan Pekanbaru tentang status imigran atau detensi untuk dilakukan penempatan ke negara ketiga seperti Kanada, Australia, Amerika Serikat, dan Selandia Baru," katanya.

Ia mengatakan pencari suaka mulai menggelar aksi mereka pada sekitar pukul 09.30 WIB dengan jumlah massa lebih dari 100 orang. Demo dipimpin oleh sesama pencari suaka, yakni Mohammad Rahmad dan Ahmed yang merupakan pengungsi dari Afganistan.

"Massa aksi di antaranya meminta atau mendesak agar media nasional maupun internasional meliput unjuk rasa atas bentuk kekecewaan terhadap pihak perwakilan UNHCR Pekanbaru," katanya.

Selain itu, Junior mengatakan pencari suaka juga meluapkan kekecewaan karena belum adanya jawaban atas tindak lanjut tuntutan imigran ke negara ketiga.

Dalam aksinya para pencari suaka membawa spanduk yang bertuliskan kalimat menggugah dengan bahasa inggris, diantaranya seperti "Please Hear Our Voice", "We Seek Peace And Humanity" dan "Please Pay Attention To The Forgotten Refugees In Indonesia", serta "Stress, Humilation, Uncertainty, Anxiety Kill Us Gradually".

Junior mengatakan demo tersebut berlangsung tertib dan dalam pengawasan kepolisian setempat.

"Para pengungsi pada siang sudah kembali ke tempat penampungan masing-masing," ujarnya.*

Demikian berita ini dikutip dari ANTARANEWS.COM untuk dapat kami sampaikan kepada pembaca sekalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *